Yang sedang bergelut melawan asa
Memecah hening dengan isak di dada
membiarkan tangis mengalir hingga reda
Aku hanya wanita biasa
Yang berusaha berdamai dengan keadaan
Yang berusaha tegar menjalani ujian
Namun tetap kalah di tengah heningnya malam
Kadang hatiku kuat bak kesatria di medan perang
Namun tak jarang hatiku lemah bak dedaunan
Tangisku adalah simbol keputusasaan
Namun tak jarang tangisku adalah perantara kekuatan
Aku hanya wanita biasa
Yang berusaha tegar dengan takdir Tuhan
Yang berusaha berjuang melawan penyakit di badan
Yang berusaha menjadi anak,istri dan ibu yang baik di dalam kehidupan
Indramayu,23 Januari 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar